PENGGUNAAN STRATEGI ‘BERGERAK’ DALAM PENERAPAN TEACHING FACTORY PADA KOMPETENSI TEKNOLOGI INSTALASI TENAGA LISTRIK (TITL) DI SMK YPT BANJARMASIN
Keywords:
Bergerak, Teaching FactoryAbstract
Best practice ini menggambarkan strategi “BERGERAK” yang dilaksanakan teaching factory pada TITL SMK YPT Banjarmasin, Kata ‘BERGERAK’ merupakan singkatan dari kata BERsama, GaEt Rejeki, Asah Kemandirian. Bersama, memiliki pengertian seluruh komponen yang ada di sekolah dilibatkan dalam kegiatan teaching factory, GaEt Rejeki, ini merupakan semboyan agar siswa dan guru belajar mencari rejeki untuk pemasukan bagi guru dan siswa itu sendiri. Sedangkan, Asah Kemandirian, bermakna siswa belajar mengasah kemandirian berusaha, atau bekerja. Sedangkan dari 3 model yang ada tentang teaching factory, SMK YPT Banjarmasin memilih model ketiga, yakni mengambil bentuk kelas kerja sama khusus antara mitra industri dan SMK, yakni dengan SAMSUNG industri. Bidang yang dimasukan untuk teaching factory ke kompetensi TITL adalah perbaikan perabotan listrik rumah tangga atau HA. Kurikulum, disusun sendiri oleh tenaga pengajar dari SMK YPT Banjarmasin, kurikulum ini khususnya kurikulum HA mendapat pengakuan dari pihak SAMSUNG. Pada kompetensi TITL, ada dua jasa yang akan dijadikan produk teaching factory, pertama jasa intalasi listrik, dan jasa perbaikan peralatan listrik yang ada di rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan teaching factory tetap berpedoman pada strategi ‘BERGERAK’, melalui induknya Unit Produksi (UP), maka kegiatan Gaet Rejeki ini, adalah langkah pro aktif dari seluruh unsur sekolah untuk mempromosikan produk jasa yang ada di UP SMK YPT Banjarmasin. Akronim AK pada Strategi ‘BERGERAK’ adalah Asah Kemandirian. Siswa yang sudah muncul sikap percaya dirinya, dan mereka mulai memasarkan dirinya sendiri ke masyarakat, meskipun mereka masih kelas X, atau kelas XI, mulai mengambil pekerjaan sendiri bersama teman-teman mereka, terlepas dari sekolah. Sedangkan dampak lain, Kompetensi lainnya yang ada di SMK YPT menjadi termotivasi untuk menghasilkan produk atau jasa apa, yang bisa ditawarkan kepada masyarakat dan dikerjakan oleh siswa sendiri, diperlihatkan oleh Kompetensi Multimedia yang kompetensi ini dibuka mulai tahun 2018, sudah memperlihatkan adanya usaha jasa yang bisa mereka produksi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JUrnal pembeLAjaran dan pendidiK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




