PENGGUNAAN SUPERVISI KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SMA NEGERI 7 BANJARMASIN
Keywords:
Supervisi Kolaboratif, Profesional GuruAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan, pertama, bagaimana penggunaan Supervisi Kolaboratif untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMA Negeri 7 Banjarmasin. Kedua, apakah dengan menggunakan Supervisi Kolaboratif dapat Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMA Negeri 7 Banjarmasin.
Pendekatan supervisi kolaboratif merupakan salah satu pendekatan supervisi yang dapat digunakan oleh kepala sekolah secara kolegial, bersifat mendampingi dan kemitraan dalam membimbing/ memfasilitasi guru agar dapat melaksanakan tugas profesionalnya. Prinsip-prinsip pada pendekatan supervisi kolaboratif terdiri dari: Kolaboratif, Kolegial, Kemitraan, Terbuka, dan Fleksibel
Kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah dilakukan dengan 5 langkah, 1) refleksi awal, 2) penyusunan rencanan, 3) pelaksanaan tindakah, 4) observasi atau pengamatan, dan 5) refleksi. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 siklus, yakni siklus I dan siklus II. Dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020, pada bulan September-November 2019, dengan subyek penelitian sebanyak 67 guru.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi profesional guru dari pra-siklus ke siklus I sebesar 6,01 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada pra-siklus sebesar 57,44. dansiklus I sebesar 73,45 dengan kriteria cukup. Kompetensi profesional guru juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 12,21 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada siklus II sebesar 85,66 dengan kriteria baik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JUrnal pembeLAjaran & pendidiK (JULAK)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




