MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN TENTANG SIMBOL PANCASILA MENGGUNAKAN MEDIA PUZZLE MELALUI KOLABORASI MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN PICTURE AND PICTURE PADA PESERTA DIDIK KELAS 1 SDN KARANG MEKAR 9.

Authors

  • Hj Masitah Djohansyah SD NEGERI KARANG MEKAR 9

Keywords:

Hasil Belajar, media puzzle, make a match, picture and picture

Abstract

Proses pembelajaran PKn kebanyakan masih mengunakan paradigma yang lama di mana guru memberikan pengetahuan kepada peserta didik yang pasif. keadaan pembelajaran muatan PKN di SDN Karang Mekar 9 sama persis terjadi seperti yang disebutkan diatas dimana kegiatan proses belajar masih menggunakan  metode pembelajaran konvesional. Pembelajaran menjadi kaku karena pusatnya hanya terletak pada guru dan menyebabkan pembelajaran menjadi satu arah saja, selain itu pula peserta didik menjadi kurang termotivasi serta menjadi sibuk sendiri dan membuat suasana menjadi gaduh. kalau permasalahan tersebut dibiarkan  akan mengakibatkan hasil belajar yang menurun, dari hasil belajar yang diperoleh ketuntasan belajar secara klasikal pada tahun ajaran 2018/2019 hanya mencapai 43,7 %

Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu nilai hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan Media Pembelajaran Puzzle dengan Kolaborasi Model Make a Match dan Picture and Picture. Hasil diakhir pertemuan pada setiap siklus dan data kualitatif yaitu observasi aktivitas guru dalam pengelolaan pembelajaran Serta observasi aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan Media Puzzle dengan kolaborasi model make a match dan picture dan picture

Aktivitas guru pada saat melakukan pembelajaran Menggunakan Media Puzzle Melalui Kolaborasi Model Pembelajaran Make a Match dan Picture and Picture dalam meningkatkan hasil belajar Peserta Didik pada pembelajaran PKn tentang  Simbol Pancasila siswa kelas I SDN Karang Mekar 9 Banjarmasin telah terlaksana sesuai dengan penerapan media serta langkah-langkah model pembelajaran yang direncanakan yaitu 24 dengan kualifikasi “sangat baik”. Aktivitas Peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran dinyatakan berhasil. Hal ini terlihat dari hasil observasi yang dilakukan oleh observer dimana aktivitas siswa telah mampu mencapai kriteria sangat aktif dengan jumlah persentase seluruh aktivitas ≥80%. Hasil belajar yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dinyatakan telah berhasil dikarenakan selalu terjadi peningkatan di tiap pertemuannya dan telah mampu melampaui indikator keberhasilan yang telah ditetapkan peneliti secara klasikal yaitu ≥80%.

Downloads

Published

17-02-2022